Skip ke Konten

325 Mahasiswa Ikuti GENCAR, Ma’had Al-Jami’ah IAIN Parepare Masuki Tahap Akhir Pembinaan

Humas IAIN Parepare - Gerakan Pembelajaran Baca Al-Qur’an (GENCAR) Ma’had Al-Jami’ah IAIN Parepare memasuki tahap akhir pembinaan bagi mahasiswa baru Tahun Akad...

Table of contents

No titles in the blog post

Humas IAIN Parepare - Gerakan Pembelajaran Baca Al-Qur’an (GENCAR) Ma’had Al-Jami’ah IAIN Parepare memasuki tahap akhir pembinaan bagi mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027. Tahap ini ditandai dengan pelaksanaan pengujian kembali kemampuan baca Al-Qur’an yang mulai dilaksanakan di Kantor Ma’had Al-Jami’ah, Kamis (1/10/2026).

Pengujian kembali menjadi bagian penting dalam rangkaian GENCAR untuk melihat perkembangan kemampuan peserta setelah mengikuti pembinaan. Dalam prosesnya, penguji mencatat identitas peserta, nilai yang diperoleh, serta hasil penilaian melalui formulir digital dengan keterangan Lulus atau Lulus dengan Catatan.

Pengelola Ma’had Al-Jami’ah IAIN Parepare, Ustadzah St. Fauziah, menjelaskan bahwa pengujian kembali merupakan tahap untuk melihat sejauh mana perkembangan peserta setelah menjalani pembinaan sesuai pola yang telah ditentukan.

“Setelah pembinaan, peserta akan diuji kembali. Dari situ kita bisa melihat perkembangannya, apakah sudah lulus atau masih ada catatan yang perlu diperbaiki. Jadi prosesnya memang dari awal dipetakan, dibina, dipantau, kemudian dievaluasi,” jelas St. Fauziah.


Sebelum memasuki tahap evaluasi, GENCAR telah melalui sejumlah tahapan sejak awal semester. Rangkaian program diawali dengan Placement Test Baca Al-Qur’an (PBQ) bagi mahasiswa baru yang dilaksanakan pada Sabtu (29/8/2026), pukul 07.30–13.00 WITA, di Lantai Dasar Perpustakaan IAIN Parepare.

Placement test tersebut melibatkan 38 dosen penguji untuk memetakan kemampuan awal baca Al-Qur’an mahasiswa. Penguji menggunakan formulir penilaian digital untuk mencatat identitas dan hasil kemampuan masing-masing peserta. Data tersebut kemudian direkap dan dipetakan sebagai dasar menentukan peserta yang mengikuti pembinaan GENCAR.

“GENCAR ini diawali dengan placement test untuk melihat kemampuan awal mahasiswa dalam membaca Al-Qur’an. Dari hasil itu, kami kemudian memetakan siapa saja yang perlu mengikuti pembinaan dan menentukan pola pembinaan sesuai dengan kondisi masing-masing peserta,” ujar St. Fauziah.

Setelah pemetaan dilakukan, mahasiswa yang terdata sebagai peserta GENCAR diberikan formulir pilihan pola pembinaan. Dalam tahap ini, orang tua atau wali turut dilibatkan untuk menentukan pola pembinaan yang akan diikuti.
“Kami juga melibatkan orang tua atau wali dalam memilih pola pembinaan. Jadi, bukan hanya mahasiswa yang menentukan, tetapi orang tua juga mengetahui dan ikut mempertimbangkan pola yang akan dijalani,” tambahnya.

Hasil pendataan menetapkan 325 mahasiswa sebagai peserta GENCAR yang terbagi dalam tiga pola pembinaan. Sebanyak 38 peserta memilih Pola I dengan tinggal di Asrama Ma’had dan mengikuti pembinaan secara penuh.


Sebanyak 192 peserta mengikuti Pola II, yakni tidak tinggal di Asrama Ma’had tetapi mengikuti pembinaan baca Al-Qur’an di Masjid Al-Wasilah bersama tutor atau pengajar. Sementara 95 peserta mengikuti Pola III dengan tinggal di luar Ma’had dan menjalani pembinaan secara mandiri di luar Ma’had.

Data peserta kemudian disusun berdasarkan pola pembinaan dan menjadi dasar pembagian tutor atau pengajar. Pembinaan mulai dilaksanakan pada 6 September 2026.
Peserta Pola I mengikuti pembinaan bersama tutor setelah Maghrib dan setelah Subuh. Peserta Pola II mengikuti pembinaan di Masjid Al-Wasilah setelah Maghrib, sedangkan peserta Pola III melaksanakan pembinaan secara mandiri di luar Ma’had.

Untuk memantau pelaksanaan pembinaan, peserta Pola I mendapatkan presensi harian dari tutor pada setiap waktu pembinaan. Sementara peserta Pola II dan Pola III menggunakan kartu kontrol sebagai instrumen pemantauan selama mengikuti program.
Pengujian kembali dilaksanakan secara bertahap sesuai periode pembinaan. Peserta yang mengikuti pembinaan pada September dijadwalkan menjalani pengujian pada Oktober. Selanjutnya, peserta yang mengikuti pembinaan pada Oktober dijadwalkan mengikuti pengujian pada November, dan seterusnya.

Khusus peserta Pola III, pengujian kembali dilaksanakan setelah peserta menyatakan siap mengikuti pengujian, sehingga waktunya disesuaikan dengan kesiapan masing-masing peserta.

Rangkaian GENCAR tersebut menjadi upaya Ma’had Al-Jami’ah IAIN Parepare dalam memberikan pembinaan baca Al-Qur’an secara terarah, mulai dari pemetaan kemampuan awal, penentuan pola pembinaan, pendampingan tutor, monitoring, hingga evaluasi melalui pengujian kembali.

Melalui tahapan tersebut, perkembangan kemampuan baca Al-Qur’an peserta dapat dipantau secara bertahap dan menjadi bahan evaluasi untuk menentukan hasil pembinaan masing-masing mahasiswa.

Penulis : Nur Aeni K

Editor   : Hayana

di dalam Berita