Skip ke Konten

Perkuat Silaturahmi Akademik, Prodi PBA IAIN Parepare Sambut Mahkamah Lughah Ma’had Aly As’Adiyah Sengkang

Humas IAIN Parepare – Suasana hangat menyelimuti Gedung Rektorat Lantai 3 IAIN Parepare pada Kamis pagi (16-07-26). Sebanyak 40 Mahasantri rombongan dari Mahkam...

Table of contents

No titles in the blog post

Humas IAIN Parepare – Suasana hangat menyelimuti Gedung Rektorat Lantai 3 IAIN Parepare pada Kamis pagi (16-07-26). Sebanyak 40 Mahasantri rombongan dari Mahkamah Lughah Ma’had Aly As’Adiyah Sengkang disambut dalam agenda silaturahmi akademik bersama Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Arab (PBA) IAIN Parepare.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Tarbiyah IAIN Parepare, Dr. Ahdar, M.Pd.I., menyampaikan rasa bangga atas kunjungan tersebut. Ia menekankan bahwa kunjungan ini menjadi kehormatan besar bagi Fakultas Tarbiyah. Dr. Ahdar menjelaskan bahwa lulusan Fakultas Tarbiyah memiliki prospek karier yang luas.

"Lulusan kita tidak hanya menjadi guru, tetapi bisa berkarier sebagai penerjemah, dosen, peneliti, hingga instruktur bahasa," ujarnya.



Ia juga menambahkan bahwa Pendidikan Bahasa Arab (PBA) kini sangat diminati karena bahasa Arab adalah kunci bagi khazanah pengetahuan Islam yang terus relevan di masa kini.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Prodi Pendidikan Bahasa Arab IAIN Parepare, M.Taufik Hidayat Pabbajah, M.A., menyambut hangat rombongan dan memperkenalkan IAIN Parepare sebagai "Kampus Akulturasi".

"Kami menyebutnya kampus akulturasi karena riset dan perkuliahan di sini terintegrasi dengan budaya lokal. Kami berpesan kepada para mahasantri agar tidak membatasi diri. jangan jadikan Bahasa Arab mempersempit ruang gerak, tetapi jadikan ia sebagai batu loncatan untuk meneliti berbagai disiplin ilmu lainnya. Di era modern ini, kami di prodi PBA terus mengintegrasikan pembelajaran bahasa dengan riset keislaman dan budaya lokal," ungkap Taufik.

sementara itu, Pembina Mahkamah Lughah, Ustadzah Mustiana, menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari kegiatan Rihlah Lughah. Ia memilih IAIN Parepare karena reputasi komunitas bahasa Arabnya yang aktif dan kerap menyelenggarakan ajang berskala besar yang melibatkan banyak pesantren.


"Tujuan kami ke sini untuk bersilaturahmi dan berbagi ilmu. Kami sangat menjunjung tinggi bahasa Arab sebagai kunci utama dalam mendalami kitab-kitab di Ma’had Aly," ujar Ustadzah Mustiana.

Ia berharap pertemuan ini menjadi pintu pembuka bagi kerja sama yang lebih konkret. "Kami ingin silaturahmi ini berkelanjutan, sehingga ke depannya bisa terjalin kolaborasi nyata untuk berbagai kegiatan di Ma’had Aly As’Adiyah Sengkang," pungkasnya.

Lebih Lanjut, Rangkaian kunjungan dilanjutkan dengan sesi diskusi intensif antara pengurus Mahkamah Lughah Ma’had Aly As’Adiyah dengan dosen Prodi PBA IAIN Parepare. Salah satu poin menarik yang menjadi sorotan adalah diskusi mengenai tips dan strategi pengerjaan skripsi berbahasa Arab di era digital.

Para peserta bertukar pandangan mengenai pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) sebagai alat bantu riset yang etis. Diskusi ini mencakup metode penggunaan teknologi untuk mempermudah penelusuran literatur berbahasa Arab, penggunaan alat bantu pengecekan tata bahasa (grammar checker), hingga pentingnya mempertahankan integritas akademik saat menggunakan AI untuk membantu menyusun kerangka berpikir skripsi.

Pertemuan yang berlangsung gayeng ini ditutup dengan harapan akan terjalinnya kolaborasi berkelanjutan antara IAIN Parepare dan Ma'had Aly As'Adiyah Sengkang dalam pengembangan riset dan pembelajaran bahasa Arab ke depan.


Penulis : Nur Aeni K

Editor    : Hayana

di dalam Berita